1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Yunani dan ECB Seret Euro Terjun Bebas

5 Januari 2015

Nilai tukar mata uang Euro terhadap Dolar AS mencapai kurs terendah dalam 9 tahun terakhir. Situasi tidak menentu di Yunani dan pernyataan direktur Bank Sentral Eropa terkait politik uang memicu jatuhnya kurs Euro.

https://p.dw.com/p/1EF4t
Symbolbild Kursverluste Euro und Dollar
Foto: ullstein bild - Klein

Haluan politik uang dari Bank Sentral Eropa-ECB yang tetap akan mengucurkan keran pinjaman untuk mencegah inflasi serta situasi tidak menentu di Yunani merontokkan nilai tukar mata uang Euro di pasar internasional. Kurs Euro terhadap Dolar AS pada pembukaan pasar di Asia mencapai rekor terendah sejak Maret 2006 yakni di bawah 1,20 Dolar AS.

Krisis politik serta situasi yang tidak menentu di Yunani menjelang pemilu parlemen memicu debat kemungkinan didepaknya negara itu dari zona Euro. Kondisi keseluruhan di negara Euro yang terus dirundung krisis utang amat berat itu, langsung memicu sentimen negatif di pasar uang.

Krise Griechenland Symbolbild Euro Austritt
Krisis politik dan situasi takan menentu di Yunani ikut menyeret kurs Euro turun drastis.Foto: picture-alliance/dpa/Panagiotou

Situasi Euro sebetulnya sudah memburuk sejak pekan lalu. Tekanan pasar terhadap mata uang bersama di 19 negara Uni Eropa itu dipicu pernyataan presiden Bank Sentral Eropa-ECB, Mario Draghi terkait haluan politik uang. Dalam wawancara dengan harian ekonomi Jerman, Handelsblatt, Draghi menegaskan, jika perlu akan tetap membuka keran pinjaman bagi negara di selatan Eropa untuk mencegahnya terpuruk pada situasi inflasi. Yunani termasuk salah satu negara tersebut.

Jerman ancam depak Yunani

Pemicu lain dari tekanan pasar adalah laporan majalah berita Der Spiegel, yang menyebutkan kanselir Jerman, Angela Merkel serta menteri keuangan Wolfgang Schäuble yang tidak bersedia habis-habisan membela posisi Yunani di zona Euro. Pemerintah Jerman menilai, efek keluarnya Yunani dari zona mata uang bersama Euro saat ini bisa ditanggulangi.

Angela Merkel Europapolitik
Kanselir Jerman Angela Merkel peringatkan bisa depak Yunani dari zona Euro.Foto: Reuters

"Pemerintah di Berlin menyebutkan, didepaknya Yunani dari zona Euro nyaris tidak bisa dicegah lagi, jika negera itu setelah pemilu nanti mengubah haluan penghematannya," lapor Der Spiegel lebih jauh. Sejak 2010 Yunani telah menerima paket bantuan senilai 240 milyar Euro. Kini bukan rahasia lagi, negara itu dipastikan tidak mampu membayar utang.

Saat ini aliansi partai kiri Yunani, Syriza dalam jajak pendapat menunjukkan memperoleh dukungan cukup besar, mengumumkan jika menang pemilu 25 Januari 2015 akan mengakhir haluan penghematan ketat yang kontroversial. Sekaligus akan meminta pembebasan sebagian utangnya.

Sejumlah partai politik di Jerman bereaksi mengritik pernyataan pemerintah di Berlin terkait eksitnya Yunani dari zona Euro itu. Tapi hampir semua partai politik menolak rencana Yunani untuk keluar dari haluan penghematan ketat yang diterapkan Troika Eropa.

as/vlz(rtr,dpa,ap)