1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Wrong language? Change it here. DW.DE has chosen Bahasa Indonesia as your language setting.

jejaring sosial

Deutsche Welle mengajak Anda untuk berdialog bersama di Twitter dan Facebook.

  • Fischtheke

    Makanan Lezat Beracun

    Ilusi Kesegaran

    Pengusaha Cina yang sukses kerap menjamu tamu mereka di restoran seafood eksklusif. Mereka memesan ikan napoleon atau kerapu. Harga satu kilogram ikan kerapu antara 300 hingga 400 Euro. Apa yang tidak diketahui para rekan bisnis mereka adalah: banyak jenis ikan yang dikirim ke Hong Kong, sebelumnya harus melalui proses yang menggunakan banyak bahan kimia dan obat-obatan.

  • Fischerei in Indonesien

    Makanan Lezat Beracun

    Surga dengan Rahasia Gelap

    Perjalanan ikan-ikan dimulai dari tempat yang dikenal sebagai Segitiga Terumbu Karang. Wilayah ini membentang dari Filipina, Indonesia sampai Papua Nugini. Wilayah ini merupakan habitat ikan-ikan yang sangat diminati banyak orang.

  • Fischerei in Indonesien

    Makanan Lezat Beracun

    Sumber Penghasilan

    Sebagian besar warga yang tinggal di wilayah pesisir dan pulau-pulau di kawasan Segitiga Terumbu Karang, bermata pencaharian sebagai nelayan. 10 hingga 200 ribu ton ikan diekspor setiap tahunnya. Ikan di antara terumbu karang tidak bisa ditangkap dengan jaring. Para nelayan harus memancing ikan tersebut satu persatu. Karena penangkapan berlebihan, nelayan kerap tidak mendapatkan hasil.

  • Fischerei in Indonesien

    Makanan Lezat Beracun

    Sianida Gantikan Pancing

    Memancing memakan waktu dan rumit. Oleh karena itu, sejumlah nelayan menggunakan metode radikal. Mereka menebarkan sianida ke laut, meracuni sekitar 100 meter kubik air laut. Ikan-ikan yang terkena racun tidak mati, hanya pingsan mengapung di permukaan air dan nelayan tinggal memungut ikan-ikan ini.

  • Fischerei in Indonesien

    Makanan Lezat Beracun

    Berharga Jika Masih Hidup

    Para nelayan harus mengupayakan agar ikan yang terkena racun tersebut bertahan hidup dan secepatnya dikirim ke Cina. Ikan yang mati tidak berharga lagi. Dan semakin merah dan segar ikan terlihat, semakin mahal ikan tersebut bisa dijual di Cina.

  • Fischerei in Indonesien

    Makanan Lezat Beracun

    Cukong Ikan

    Para nelayan membawa hasil tangkapan mereka kepada para cukong ikan, yang menguasai bisnis ini. Mereka menguasai para nelayan yang berutang pada mereka. Para cukong inilah yang mengatur pengapalan ikan ke Hong Kong atau Beijing.

  • Fischerei in Indonesien

    Makanan Lezat Beracun

    Obat untuk Bertahan

    Agar tetap segar, ikan-ikan dikirim ke Cina dengan pesawat terbang. Ikan-ikan ini bisa bertahan dari „siksaan“ ini hanya berkat doping. Mereka disuntik antibiotika, yang karena efek sampingnya hampir tidak lagi digunakan untuk pengobatan. Setelah itu, obat bius dituangkan ke dalam kotak styrofoam tempat penyimpanan ikan.

  • Fischerei in Indonesien

    Makanan Lezat Beracun

    Masih Hidup atau Sudah Mati?

    Ikan-ikan ini dibius agar tidak terluka ketika dikirim dengan pesawat terbang ke lokasi tempat pembeli.

  • Fischerei in Indonesien

    Makanan Lezat Beracun

    Stasiun Akhir

    Setibanya di Hong Kong, pasar ikan hidup terbesar di dunia, para pedagang ikan kembali “menghidupkan“ ikan kiriman. Ikan-ikan ini akan mendarat di meja makan kalangan atas Hong Kong sebagai makanan lezat hasil tangkapan segar.


    Penulis: Rodion Ebbighausen | Editor: Yuniman Farid/Agus Setiawan