1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Hacker 'Menyandera' Iphone dan Minta Uang Tebusan

29 Mei 2014

Seorang hacker mengunci ribuan Iphone dari jarak jauh dan meminta uang tebusan. Ia diyakini memanfaatkan fitur "Find My Phone" pada Apple yang dibuat untuk melacak keberadaan smartphone ketika dicuri.

https://p.dw.com/p/1C8mw
Symbolbild Apple
Foto: picture-alliance/dpa

Lusinan pengguna pada forum layanan bantuan Apple dan Twitter melaporkan serangan unik, Rabu (28/5). Seorang peretas asal Australia mengunci ribuan smartphone Apple dari jarak jauh dan menuntut uang tebusan sebagai gantinya.

Pelaku diyakini menggunakan fitur "Find My Phone" pada produk Apple yang dibuat untuk memudahkan pemilik melacak keberadaan smartphone-nya jika dicuri. Serangan tersebut mengunci tampilan layar depan dan menampilkan pesan yang menuntut pemilik membayar sejumlah uang ke sebuah akun Paypal.

Apple mengakui adanya insiden tak sedap itu. Raksasa teknologi asa Kalifornia, AS itu menyebarkan pesan digital yang memastikan pihaknya "menanggapi keamanan smartphone dengan serius dan bahwa layanan komputasi awan ICloud tidak terkena dampak serangan."

Perusahaan kemudian menyarankan pemilik untuk mengganti kata kunci miliknya sedini mungkin dan menghindari penggunaan nama dan kata sandi yang sama untuk berbagai layanan, seperti email atau forum online.

Provider Kebingungan

Jurubicara Apple di Sydney mengklaim pihaknya belum mendapat informasi rinci mengenai daya jangkau serangan tersebut atau apakah cuma terjadi di Australia saja. Penguna pada forum layanan bantuan Apple menuntut produsen memberitahu bagaimana membuka smartphone yang terkunci.

"Saya membuka ponsel lalu muncul pesan di layar yang berbunyi, piranti ini telah diretas oleh 'Oleg Pliss' dan dia meminta 100 US Dollar," kata "veritylikestea", seorang pemilik dari Melbourne dalam forum Apple.

Sementara pengguna lain mengklaim dirinya mendapat pesan yang sama.

Penyedia layanan telekomunikasi terbesar di Australia, Telstra Corp Ltd. mengabarkan pihaknya telah mendengar adanya serangan tak lazim tersebut. Sementara penyedia lain, Vodafone Hutschison menyarankan pemilik IPhone agar segera menghubungi Apple untuk mendapatkan bantuan.

rzn/ap (rtr,ap)