1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
SosialIndonesia

1,3 Juta Mudik Lewat Bandara Soetta, Arus Balik 2,3 Juta

Detik News
12 April 2024

Pengelola bandara Soekarno Hatta (Soetta), Angkasa Pura II, mencatat 1,3 juta orang melakukan mudik Lebaran 2024 melalui jalur udara lewat Bandara Soetta. Arus balik diperkirakan ada 2,3 juta orang.

https://p.dw.com/p/4egOV
Bandara Soekarno Hatta
Bandara Soekarno HattaFoto: Adek Berry/AFP/Getty Images

Angkasa Pura II mencatat 1,3 juta orang mudik Lebaran 2024 melalui jalur udara lewat Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Angka 1,3 juta terhitung dari H-7 hingga H+2 Lebaran.

"Kalau secara keseluruhan jumlahnya kurang lebih di angka 1,3 juta penumpang," kata Direktur Operasi dan Komersial Angkasa Pura II, Agus Haryadi, di Terminal 1B Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Jumat (12/4/2024).

Sedangkan untuk arus balik, Agus menyebut akan ada 2,3 juta penumpang yang mendarat di Bandara Soetta. "Kalau untuk Bandara Soetta ini ada di angka kurang lebih 2,3 juta, dan ini angka yang cukup masif di arus balik," ujarnya.

Soal mobilitas penerbangan, Agus mengatakan bandara yang dikelola oleh AP II ini sudah mengalami peningkatan sejak 2019 lalu. Agus mengatakan tren penumpang naik 3% dibanding pada 2019.

"Kalau secara umum recovery rate kita ini kan sudah, bahkan sudah melampaui di angka 2019. Jadi khusus di angkutan Lebaran ini tren penumpang khususnya di Soetta sudah lebih tinggi 3%. Jadi kurang lebih kita leading 3% dibandingkan dengan tahun 2019," ungkapnya.

Sementara itu, puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada 15 April mendatang di Bandara Soetta. Masa arus balik di Bandara Soetta terhitung sampai 18 April.

"Secara umum penyelenggaraan angkutan lebaran ini belum selesai. Ini akan berakhir di tanggal 18 yang akan datang. Puncaknya nanti pada hari Senin tanggal 15, planning penumpang yang datang ke Soetta di arus balik tersebut," ucapnya. (hp)

Baca artikel Detik News

Selengkapnya: "1,3 Juta Orang Mudik Lewat Bandara Soetta, Arus Balik Diprediksi 2,3 Juta"