Masih banyak negara yang menolak untuk menurunkan tingkat emisi gas rumah kacanya.
Para ilmuwan dari Institut Fraunhofer di Jerman, sejak tahun 2009 mengembangkan metode pencetakan pembuluh darah buatan menggunakan printer tiga dimensi.
Riset dengan sel punca dewasa yang diprogram ulang menjadi mirip sel embryo manusia, untuk ujicoba obat-obatan baru bagi penyakit sistem saraf.
Peneliti kedokteran mengembangkan metode terbaru, melacak secara dini bakteri penyebab keracunan darah, dengan memanfaatkan zat pewarna yang membuat bakterinya bercahaya.