Walau tidak memiliki pendidikan khusus di bidang Jurnalistik, akan tetapi pengalaman Ayu Purwaningsih atau Ayu sapaan akrabnya, sudah sangat beragam. Bahkan beberapa penghargaan dari Internasional Federation of Journalists (IFJ) se-Asia Tenggara pernah dua kali diraih oleh lulusan Universitas Indonesia Fakultas Ilmu Sosial dan Politik jurusan Kriminologi ini di tahun 2003 dan 2004. Pengalaman-pengalamannya di dunia jurnalistik ini sendiri sudah dimulai sejak ia masih duduk di bangku kuliah, yaitu sebagai interviewer paruh waktu di Litbang Kompas dan FISIP UI dan kemudian lanjut menjadi reporter, penyiar sekaligus editor di kantor berita 68H mulai dari tahun 1999-2005.
Sekarang ini di Deutsche Welle, Ayu mengasuh rubrik Forum Pendapat dan juga Halo Pendengar yang dibawakannya bersama Yuniman Farid. Selain dua rubrik tersebut, ia juga pernah membuat Liputan Khusus, dan juga Rubrik Politik dan Masyarakat. Di samping itu perempuan yang punya hobi masak, jalan-jalan, baca, main catur dan bersepeda ini tak jarang mengangkat isu kemanusiaan dan perubahan iklim.
Kecintaannya terhadap pekerjaannya bahkan membuatnya merasa senang jika bisa menemukan kesulitan, karena baginya itu menjadi tantangan dan pengalaman baru.
Walau mengaku dulunya seorang pemalu, Ayu yang waktu kecil bercita-cita ingin jadi presiden ini memiliki banyak sekali teman di Indonesia maupun di Jerman. Mulai dari anak TK, SMP, SMA, pelajar-pelajar universitas dan juga Student Kolleg (Studkol), sampai kakek-kakek dan nenek-nenek. Sifatnya yang senang bercerita dan ringan tangan membuatnya mudah bergaul dan mendapat banyak teman baru. Kini, menjadi jurnalis hingga nafas terakhir, menjadi kebahagiaan dalam hidupnya.