1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Pemerintah Sambut Baik Keterlibatan FIFA

5 April 2011

FIFA membentuk Komite Normalisasi untuk menyelesaikan kemelut dalam tubuh PSSI, setelah mengambil alih kepengurusan Nurdin Halid yang dianggap telah kehilangan kredibilitasnya.

https://p.dw.com/p/10ngy
Logo Federasi Internasional Sepak BolaFoto: APTN

Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menyatakan, keputusan FIFA tersebut mengukuhkan sikap pemerintah sebelumnya yang membekukan kepengurusan Nurdin Halid di PSSI. Ia juga menyebut keputusan induk sepak bola dunia itu sebagai pintu masuk mereformasi sepak bola nasional dan menjanjikan sejumlah fasilitas yang diperlukan Komite bentukan FIFA tersebut, seperti menyediakan kantor PSSI di Senayan bagi Komite ini.

Komisi darurat FIFA, pada 1 April, memutuskan untuk mengambil alih Komite Eksekutif PSSI. Keputusan FIFA ini diambil antara lain karena kegagalan PSSI dalam menyiapkan kongres dan memilih komisi pemilihan serta mengontrol keberadaaan Liga Primer Indonesia, LPI.

Menurut FIFA, selain merumuskan masa depan Liga Primer Indonesia dengan mengedepankan semangat rekonsiliasi, komite ini juga akan bertugas menyelenggarakan pemilihan ketua umum PSSI selambat-lambatnya bulan Mei.

Menpora Andi Mallarangeng menyatakan, pemerintah tidak akan ikut campur tangan dan menyerahkan penunjukan nama-nama anggota Komite Normalisasi sepenuhnya pada FIFA. Sejumlah laporan telah menyebutkan nama-nama calon anggota komite termasuk mantan ketua umum PSSI, Agum Gumelar.

Menurut pengamat sepak bola Anton Sanjoyo, idealnya komite ini diisi oleh nama-nama yang tidak terkait dengan kepengurusan PSSI lama maupun wakil dari LPI untuk menjaga indepedensinya. Namun jika hal itu sulit diwujudkan, ia mengusulkan agar komposisinya berimbang antara unsur PSSI dan LPI melalui konsultasi dengan Induk Olahraga KONI dan KOI.

Wartawan Kompas ini mengkhawatirkan, dampak dari keputusan komite ini jika komposisi anggotanya berat sebelah, tak terkecuali jika terlalu banyak memasukan wakil dari LPI seperti kabar yang beredar. Betapapun dalam keputusannya FIFA telah tegas melarang empat kandidat yang mewakili pengurus lama dan LPI untuk dipilih sebagai ketua umum PSSI, yaitu Nurdin Halid, Nirwan Bakrie, George Toisutta dan Arifin Panigoro, yang sebelumnya juga ditolak oleh komisi banding PSSI.

Zaki Amrullah

Editor: Dyan Kostermans