1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

AS Kirim 130 Ahli Militer ke Irak

13 Agustus 2014

130 tentara tambahan Amerika tiba di Irak untuk apa yang digambarkan Pentagon sebagai sebuah misi sementara memberikan penilaian terkait krisis kemanusiaan yang dihadapi ribuan warga Irak yang dikepung Islamic State.

https://p.dw.com/p/1CtIh
Foto: Munir Uz Zaman/AFP/GettyImages

Menteri Pertahanan Chuck Hagel mengumumkan pengiriman itu dalam pidato kepada angkatan laut di markas Southern California.

"Ini bukan dari jenis operasi pasukan tempur,“ Hagel said. "Kami tidak akan kembali ke Irak dengan misi perang dalam dimensi apapun seperti yang pernah kami jalani di Irak,” tambah dia, merujuk kepada perang delapan tahun yang membuat lebih dari 4.400 nyawa prajurit AS melayang dan menimbulkan kritik di dalam negeri terkait keterlibatan militer di Irak.

Pejabat pertahanan lainnya, yang tidak bersedia disebut namanya, mengatakan pasukan tambahan itu berasal dari kesatuan Marinir dan pasukan operasi khusus yang misinya adalah melakukan penilaian atas situasi di wilayah Sinjar dan mengembangkan misi bantuan kemanusiaan di luar yang telah dilakukan AS di sana. Pejabat lainnya menyatakan misi itu bisa berakhir kurang dari satu minggu.

Tim penilai

Pejabat itu juga mengatakan bahwa tentara itu tidak dikirim untuk melakukan misi penyelamatan bagi warga Yazidi yang terjebak di pegunungan, tapi mereka akan menilai kelayakan bagi digelarnya operasi penyelamatan bagi warga yang dikepung kelompok Islamic State. Mereka juga akan membantu operasi yang sedang berjalan dengan mengevaluasi operasi serangan udara sebagai bagian dari misi untuk melindungi Yazidis dari kelompok jihadi.

Hagel merujuk kepada 130 pasukan yang dikirim itu sebagai "para penilai”.

“Mereka akan membuat penilaian yang sangat cepat dan penting karena kami memahami situasinya mendesak untuk mencoba memindahkan orang-orang itu dari gunung,” kata Menlu AS John Kerry.

Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintahan Obama sedang menimbang dampak dan implikasi dari serangan udara yang beberapa hari terakhir diarahkan kepada para militan IS, serta bagaimana operasi itu berpengaruh kepada pasukan Kurdi yang didukung AS dalam menghadapi kekuatan Islamic State di Irak. (Baca: Krisis Irak Semakin Dalam)

Presiden Barack Obama telah berulangkali mengatakan tidak akan mengirimkan kembali pasukan tempur darat ke Irak.

Hari Selasa (12/08), komando pusat AS mengatakan empat pesawat udara mereka telah menjatuhkan 108 karung makanan dan air bagi warga Irak yang terjebak di pegunungan Sinjar. Itu merupakan operasi kemanusiaan keenam yang dilakukan Amerika sejak pekan lalu.

ab/vlz (ap,afp,rtr)